-->
  • Jelajahi

    Copyright © NEWS.BERITASOLO.COM | BERITA TERBARU HARI INI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Pabrik Kayu Lapis Putra Bangkit Purbalingga Terbakar, Begini Kata Babinsa Toyareja

    EDITOR
    Kamis, 20 Agustus 2020, 14.17 WIB Last Updated 2020-08-20T07:17:47Z

    BERITA PURBALINGGA ■  Kerugian dialami Lin Purwanti (43) warga RT 03/RW 03 Dusun Karangsari, Desa Toyareja, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga pemilik pabrik kayu Lapis "Putra Bangkit" akibat kebakaran yang melahap beberapa aset pabriknya, (18/8/2020).

    Kejadian bermula saat sekitar pukul 17.45 WIB, Ivan (20) karyawan pabriknya yang sedang bekerja  mendapati kondisi mesin oven berasap tidak seperti biasanya sehingga membuatnya segera bergegas mencari Sofyan (45) Suami Lin Purwanti yang kala itu sedang mandi untuk melaporkan kejadian yang dilihatnya.

    Seketika itu juga mereka berdua mengecek kondisi mesin ovennya, kaget bukan kepalang ternyata api sudah mulai naik membakar kayu yang sedang dioven.
    Segera mereka berteriak minta tolong warga sekitar pabrik untuk berupaya memadamkannya.

    Lin Purwanti yang kala itu baru selesai melaksanakan shalat magrib di mushala tak jauh dari pabrik mendengar masyarakat yang riuh berteriak kebakaran dan sedang berupaya memadamkan api dengan alat seadanya segera melaporkan kejadian yang menimpa kepada BPBD Kabupaten Purbalingga yang diteruskan ke Pemadam Kebakaran, Babinsa Koramil 01/Purbalingga, Polsek, Tim SAR, PMI dan PLN.

    Sekitar pukul 18.30 WIB 6 unit mobil Damkar dan petugas gabungan dari Babinsa, Polsek , SAR, PMI dan masyarakat berupaya memadamkan api, namun kondisi gudang yang sempit dan sulit dijangkau karena banyak tumpukan kayu lapis  membuat api baru dapat dijinakkan sekitar pukul 22.00 WIB.

    Diungkapkan oleh Serda Tri Hendratmo selaku Babinsa Toyareja dari koramil 01/Purbalingga yang turut melaksanakan aksi pemadaman api bersama tim lainnya tentang penyebab dan kerugian yag dialami akibat kebakaran.

    "Dimungkinkan api berasal dari mesin oven yang mengalami overheat atau terlalu panas sehingga membuat kayu lapis yang sedang dalam proses pengovenan terbakar, api cepat merembet karena banyak material yang mudah terbakar seperti kayu lapis maupun bahan kayu lapis lainnya, sehingga membuat bangunan pabrik berukuran 7M X 7M x 4 M, 40 Kubik kayu lapis beserta mesin oven ludes terbakar," ujarnya.

    Beruntung tidak ada korban jiwa, lanjut Serda Tri Hendratmo, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 50.000.000, 00.

    "Diharapkan dengan adanya kejadian ini masyarakat untuk lebih berhati-hati dengan api,  karena api bila kecil menjadi sahabat tetapi bila besar tak terkendali bisa berbahaya," jelasnya.

    ■ Imam Santoso/Hms

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terkini

    loading...
    loading...

    TOKOH ISLAM

    +