-->
  • Jelajahi

    Copyright © NEWS.BERITASOLO.COM | BERITA TERBARU HARI INI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Tuduh Santri Calon Teroris, Pimpinan Ponpes Daarul Ilmi Tuntut Denny Siregar Dipenjarakan

    EDITOR
    Kamis, 02 Juli 2020, 02.28 WIB Last Updated 2020-07-01T19:28:22Z
    Tuduh Santri Calon Teroris, Pimpinan Ponpes Daarul Ilmi Tuntut Denny Siregar Dipenjarakan

    JBN NEWS ■ Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Ilmi Beberkan Kronologi adanya postingan yang menuduh kader Teroris kepada para santri tahfidz Quran Daarul Ilmi Tasikmalaya.

    Ustad Ahmad Ruslan Abdul Gani memaparkan kronologis pada tanggal 29 Juni 2020 dirinya dapat kabar beberapa diluar kota tasikmalaya bahkan diluar pulau jawa, mereka ngasih link dan screenshot, mereka menyampaikan kalau foto yang diunggah adalah foto Santri Binaanya.

    “Ustad ini ada foto santri antum niih, santri antum dituduh teroris. kenapa orang-orang pada tahu kepada santri saya, karena santri-santri saya suka ikut serta dalam aksi bela islam di jakarta, sampai kadang dipinta untuk ikut mengaji didepan masjid istiqlal.” ungkapnya melalui voice note yang diterima oleh tasikzone.com, rabu (1/7/2020).

    Lanjutnya, kami atas nama pesantren merasa tercemar, dan ini merupakan pencemaran nama baik pesantren. karena orang tahu itu anak pesantren dari tasikmalaya

    “Kami atas nama pesantren dan umat islam tasikmalaya raya menuntut kepada kepolisian untuk mengusut tuntas sampai denny siregar ini dipenjarakan” tegasnya.

    Dirinyapun menegaskan jangan sampai seperti kasus-kasus sebelumnya denny siregar ini tidak pernah dipenjarakan. Kami dari umat Islam Tasikmalaya akan terus menggugat dengan aksi.

    “Untuk agenda pelaporannya insya allah besok sekaligus aksi besar-besaran jadi kita melakukan pelaporan, membawa barang bukti dan juga sekaligus aksi didepan Polres Tasikmalaya Kota menuntut Denny Siregar dipenjarakan” pungkasnya.(sumber: tasikzone)

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terkini

    loading...
    loading...

    TOKOH ISLAM

    +