-->
  • Jelajahi

    Copyright © NEWS.BERITASOLO.COM | BERITA TERBARU HARI INI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    IDI: Ungkap Identitas Pasien Covid-19 Tidak Bertentangan Dengan Hukum

    EDITOR
    Sabtu, 21 Maret 2020, 08.17 WIB Last Updated 2020-06-13T10:06:07Z

    JBN NEWS ■ Dari dua pasien yang positif corona di Sulsel, hanya pasien yang telah meninggal dunia yang telah diketahui identitasnya. Sedangkan pasien lainnya masih dirahasiakan pihak terkait.

    Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) telah menegaskan bahwa mengungkap identitas orang terinfeksi virus wabah corona (Covid-19) tidak bertentangan dengan hukum. Sebab, saat ini telah terjadi pandemi Covid-19 secara global.

    Demikian disampaikan Ketua Umum PB IDI Daeng M Faqih, saat konferensi pers sikap IDI dan organisasi profesi kesehatan menyikapi perkembangan hasil rapat dan arahan Ketua BNPB Selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Infeksi COVID-19, di kantor IDI, di Jakarta.

    Daeng M Faqih mengaku, pihaknya sudah mempelajari dan mempertimbangkan kasus ini.

    “Untuk kemaslahatan dan kepentingan umum maka kami nyatakan membuka rahasia kedokteran dalam kondisi sekarang diperbolehkan dan tidak bertentangan dengan hukum positif peraturan perundang-undangan. Ini untuk kepentingan umum yang kondisinya sudah terjadi pandemi yang mengancam kesehatan masyarakat,” ujarnya.

    Dengan dibukanya identitas pasien kapada publik, ia menjelaskan pemerintah melalui satuan tugas penanganan Covid-19 bisa lebih efektif melakukan contact tracing kepada siapa pun yang diduga akan terjangkit Covid-19.

    Dia menegaskan, mengungkap data pasien itu termasuk nama hingga di mana tempat tinggalnya jadi hal sangat penting dan mempermudah ketika melakukan contact tracing.

    “Sehingga kalau mempermudah contact tracing, maka diharapkan segera mengatasi penyakit ini,” ujarnya.

    Sementara itu, pihak Pemkot Makassar telah melakukan pengamatan kepada mereka yang sudah berinteraksi dengan korban virus corona yang telah wafat, terutama yang satu travel dengan korban.

    “Jadi kita tes semua orang-orang yang sudah kontak langsung. Kami juga imbau kepada warga yang pernah berinteraksi agar melakukan isolasi diri,” ungkapnya, Jumat (20/3/2020).

    Iqbal menambahkan, dalam proses isolasi diri di rumah, dianjurkan memakai kamar sendiri-sendiri, termasuk peralatan makan.

    ■ Fajar
    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terkini

    loading...
    loading...

    TOKOH ISLAM

    +