-->
  • Jelajahi

    Copyright © NEWS.BERITASOLO.COM | BERITA TERBARU HARI INI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Polisi Gerebek Tempat Penyekapan Di PT OHP, 3 Orang di Amankan

    EDITOR
    Kamis, 16 Januari 2020, 12.59 WIB Last Updated 2020-01-16T05:59:52Z
     Polisi Gerebek Tempat Penyekapan Di PT OHP, 3 Orang di Amankan

    JBN.CO.ID ■ Sebuah rumah yang diduga dijadikan tempat penyekapan digerebek aparat Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, pada Rabu malam. Rumah itu terletak di PT OHP Jalan Pulo Mas Barat IV, RT 6/13, Pulo Gadung, Jakarta Timur.

    Dalam keterangan rilisnya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto menyebutkan, pihaknya membebaskan korban berinisial MS. Dia disekap sejak 7 Januari 2020.

    Dari Penggerebekan di Jalan Pulo Mas Barat IV Pulo Gadung, Jakarta Timur ini Polisi menangkap tiga orang tersangka AP, JCS dan JK. Mereka bertugas membantu dalam proses penyekapan, sedangkan pelaku lain (A) melarikan diri.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri mengatakan berdasarkan keterangan yang didapat, kejadian berawal tanggal 7 Januari 2020 ketika korban bertemu dengan tersangka AP karyawan PT OHP Jakarta.

    Mereka hendak bertemu di kawasan Kebon Jeruk Jakarta Barat untuk menyelesaikan masalahnya di kantor.

    Tiba-tiba Saudara A (DPO) datang ke Kebon Jeruk menemui korban dan melakukan tindak pidana kekerasan dengan cara menyundut rokoknya ke tangan korban dan memukul korban.

    “Atas perintah A (DPO) korban dibawa ke kantor PT OHP dan disekap selama 1 minggu,” jelas Kombes Pol Yusri

    Berdasarkan laporan dari keluarga korban maka anggota melakukan penggerebekan dan melakukan penangkapan terhadap 3 orang tersangka dan telah membebaskan1 orang korban.

    “Korban sudah kita bebaskan. Tiga orang tersangka kita amankan, mereka (tersangka) ini bertugas membantu dalam proses penyekapan,” kata Kombes Pol Yusri

    Dari penggerebekan tersebut, Polisi mengamankan barang bukti berupa 3 unit Ponsel dan baju korban.

    “Kita masih dalami, untuk tersangka yang masuk DPO masih dilakukan pengejaran oleh petugas,” tandasnya. (Rls)


    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terkini

    loading...
    loading...

    TOKOH ISLAM

    +