-->
  • Jelajahi

    Copyright © NEWS.BERITASOLO.COM | BERITA TERBARU HARI INI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Dua Tokoh Riau Harapkan Situasi Kondusif Pada Pelantikan Presiden

    EDITOR
    Rabu, 16 Oktober 2019, 20.38 WIB Last Updated 2019-10-16T13:38:31Z
     Dua Tokoh Riau Harapkan Situasi Kondusif Pada Pelantikan Presiden

    JBN.CO.ID ■ Jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2109 - 2024 yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober 2109, diharapkan situasi dapat kondusif dan aman.

    Ketua Umum Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Datuk Seri Syahril Abubakar mengajak seluruh komponen masyarakat di daerah ini untuk menghormati pelaksanaan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 yang digelar 20 Oktober 2019 mendatang.

    Menurutnya, hasil Pemilu 2019, yakni hasil pemilihan legislatif, mulai dari DPR RI, DPRD Provinsi, Kabupaten, dan kota sudah dilantik. Dengan kondisi ini, pelantikan Presiden dan Wapres juga harus dilantik.

    "Ini amanah konstitusi kita. Anggota DPR saja sudah dilantik. Tentunya Presiden dan Wapres juga harus dilantiklah," ucap Syahril.

    Ia mengajak semua masyarakat menjaga kehormatan pelaksanaan acara.

    "Jangan sampai saat pelantikan ada kericuhan, dan ini akan merusak citra Indonesia oleh negara lain," tutup pria Melayu yang juga Ketua PMI Propinsi Riau.

    Sementara itu, ditempat terpisah Ketua FKUB kota Pekanbaru Ismardi Ilyas juga masyarakat menjaga kedamaian.

    "Mari bersama kita menjaga kedamaian dan ketentraman negara kita," ajak Ismardi.

    Mengenai pelaksanaan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Ismardi sangat berharap mengajak seluruh umat beragama untuk menjaga kondusifitas dan keamanan negara karena itu menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat Indonesia.

    Dengan demikian, maksud dan tujuan dari kedua tokoh tersebut yaitu sebagai warga negara yang baik, marilah bersama - sama menciptakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    ■ Mirza

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terkini

    loading...
    loading...

    TOKOH ISLAM

    +